Kau hadir meski tak ku undang
Memberikan
aku kasih iba
Perhatian
yang kau lakukan dalam dinginnya lingkungan
Tak
menjadikan aku sebagai beban
Hadirmu
selalu memiliki ruang tersendiri, namun tidak denganku
Jangankan
tempat, mendapatkan ketulusan darimu aku tak mampu
Dulu
aku berfikir,
Kau
menjadi rumah dan sumber kebahagiaan
Tapi
saat ini,
Kau
adalah sumber kesedihan
Kenapa
sesakit ini ?
Harusnya
ada rasa bahagia dalam kenangan lampau, meski itu sedikit
kawan
Saat
aku terbangun dipagi hari
Barharap
semua hanyalah mimpi sesaat
Dan
jika waktu berputar, aku memilih untuk tidak mengetahui

Tidak ada komentar:
Posting Komentar